Edisi kali ini memuat beberapa artikel diantaranya: pada ringkasan menampilkan artikel tentang pemerintah telusuri eksploitasi ABK kapal Cina (hal. 16), Merayakan solidaritas (hal. 18), Para pengisi ruang kosong (hal.22), Bekal pangan kaum kusan (hal. 28), Derma untuk  difabel (hal.28), Agar bangsa tak mati (hal. 29), 20 Detik menjaga nyawa(hal. 31), Bala jahit baju medis (hal. 33), Bilik nyaman penjaga benteng (hal. 35), covid-19:  Antara dilema dan solidaritas (hal. 38), Kisah wabah dan karantina di Hindia Belanda (hal. 40), Dokter-dokter tanpa alat pelindung (hal. 46), 1918-1919: Seperti rumput kering tersulut api (hal 50), setelah pandemic” “The New Normal”(hal. 56), The triumph of death dan lukisan wabah lainnya (hal. 62), Adu cepat vaksin corona (hal. 66), Kala surya tenggelam (hal. 68), Yang hilang diberkas siding (hal. 71), Giliran debitor butuh ventilator(hal. 74), Bunga pasar memicu sawala (hal. 76), Sudah pandemic tertimpa represi(hal. 78), Saat pandemic kita bicara kemanusiaan (hal. 84).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ?
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.