Pada edisi minggu kali ini majalah Tempo menampilkan beberapa artikel diantaranya: Sejumlah catatan untuk otonomi khusus papua (hal. 9), Perhimpunan dokter dorong revisi permenkes nomor 54/2018 agar Omai masuk JKN (hal. 10), Wali kota Risma libatkan perguruan tinggi urai persoalan kota (hal. 13), Hidroponik tanpa listrik (hal. 18), Janji manis eksport gula (hal. 19), Polemik tanda jasa (hal. 24), Salah langkah hadapi Rizieq (hal. 27), Tangan Pejaten di Sari’ Sittin (hal. 30), Aba-aba dari negeri orang (hal. 34), Koper terbang sendirian (hal. 36), Menanti vaksin segera disuntikan (hal. 40), Agar angka  kasus positif lebih rendah (hal. 42), Sebuah ekspedisi menghidupkan tradisi (hal. 44), Kurabesi dari Raja Ampat ke Banda Neira (hal. 50), Tari dari tempuran sungai Banyumas (hal. 52), Debut Joe Taslim di korea (hal. 54), Bukti musik membuat senang (hal. 56), Operasi senyap Paruh Bangkong (hal. 58), Manis dirapat, pahit diaturan 9hal. 62), Dag-Dig-Dug Menjelang alih tahun (hal. 68), Gugatan kosong (hal. 70), Noda kemenangan Suu Kyi (hal. 74), Ramai-ramai menghapus aborsi (hal. 76), Seniman desa yang membuana (hal. 82), Tidak perlu takut dokter asing (hal. 84).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.