Dalam medisi kali ini menyajikan opini tentang Gelombang penganggur ditengah wabah (hal. 19), Bersiasat menutup ibu kota (hal. 22), Halang rintang proposal kilat (hal. 28), Penyangga Mengharap tetangga (hal. 30), Omnibus Law rasa corona (hal. 32), Piring virtual dinasti Ming( hal. 36), Lubang ujian kemanusiaan (hal. 40), Pro-kontra Kiai Naga Siluma (hal. 43), Dikuburkan dimana Bandayudha? (hal. 50), Wabah, naga siluman, dan ,aaf Belanda (hal. 52), Bilik disinfektan ramah manusia (hal. 56), ledakan PHK di depan mata (hal. 60), Terancam putus tanpa stimulus (hal. 66), Belanja dari rumah, pekerja dirumahkan (hal. 68), Depresi bisnis transportasi (hal. 73), Ada udang dibalik bantuan (hal. 85), Kandasnya proposal reformasi Suu Kyi (hal. 89), Dua catatan dua pembisik (hal. 90), Jangan sampai  ada moral hazard (hal. 92).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.