Edisi kali ini memuat beberapa artikel. Praktik sosio-kultural sebagai bentuk kewargaan masyarakat tahun 1950-an: melihat kembali historiografi kebangsaan dalam bingkai non-negara (hal. 1). Pusaka sejarah maritim di Indonesia: khasanah, tantangan, dan strategi perlindungannya (hal. 19). Tiga pelukis potret wajah kepala negara pasca Presiden Sukarno di Istana Kepresidenan Indonesia (hal. 35). Dari sirip hiu hingga penyelundupan manusia: kapitalisasi dunia pelayaran nelayan tradisional di wilayah lintas batas Laut Timor (hal. 49). Model penyelesaian konflik pemanfaatan sumber hutan berperspektif gender berbasis kearifan lokal (hal. 63). Mangkubumi sang arsitek Kota Yogyakarta (hal. 75). Perspektif spasial penanggulangan kemiskinan di Yogyakarta (hal. 93).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.