Jpeg

Dunia Musik di Yogyakarta adalah bagian etnografi dari sebuah kota di Indonesia yang hidup selama awal tahun pasca-Soeharto bergolak. Buku ini mengupas pertunjukan musik dalam konteks masyarakat yang ada di jalan dan lingkungan sampai pada tempat-tempat komersial dan lingkungan negara seperti DPRD Yogyakarta, lembaga militer, universitas dan istana Sultan. Ini berfokus pada selera musik dan praktik musisi jalanan, seniman, mahasiswa dan lain-lain. Dari pementasan di sudut jalan sampai ke konser skala besar, berbagai genre muncul yang bersatu di sekitar gagasan campursari ( “esensi campuran”) dan jalanan ( “jalan”). Dunia Musik di Yogyakarta membahas tema identitas sosial dan kekuasaan, teori counterpoising Pierre Bourdieu dalam strata kelas, gender dan bangsa dengan perspektif penulis serta gaya sosial antar kelompok, fisik dan bagian kosmopolitanisme. Penulis berpendapat bahwa Yogyakarta adalah teladan dari bagaimana orang sehari-hari menggunakan musik untuk bernegosiasi masalah kekuasaan dan pada saat yang sama mempromosikan perdamaian dan penghargaan antarkelompok dalam pengaturan dalam kota yang beragam budaya.



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.