Jpeg

Buku ini ditulis lebih dilatarbelakangi oleh adanya fenomena dikalangan sebagian besar masyarakat yang lebih menaruh perhatian pada aspek pengembangan kecerdasan intelektual secara maksimal, dengan adanya asumsi bahwa kecerdasan akal merupakan faktor penentu segala aspek kehidupan di dunia ini. Dalam satu sisi, mungkin pandangan tersebut dapat dibenarkan, namun dari sudut pandang yang lebih luas ternyata peran akal tidak mampu dan tidak dapat menjangkau atau menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi manusia, mengingat persoalan yang muncul tidak semua-nya bersifat rasional, tetapi banyak juga problem-problem lain yang bersifat emosional dan spiritual.Selain fenomena di atas, ada fenomena lain dikala-ngan masyarakat yang kurang menghargai nilai-nilai multikultural bangsa yang memiliki berbagai suku, etnis, bahasa, golongan, partai, agama dan aliran. Keadaan yang bersifat multikultural tersebut adalah sebagai sebuah kenyataan yang tidak mungkin dihindari.Berangkat dari kedua fenomena tersebut di atas, maka buku ini amat menjadi penting untuk dikaji sebagai bahan pertimbangan dan masukan guna mengatasi adanya ketimpangan fokus dan arah pendidikan yang selama ini masih kurang menaruh perhatian pada pengembangan dimensi rasa dan spiritual secara integratif. Buku ini dipandang penting, karena di dalamnya selain memuat kajian tentang Imam al-Ghazali mengenai integrasi berbagai kecerdasan yang dalam bahasa lain di-sebut meta kecerdasan dan konsep kesadaran multikultural dalam hubungannya dengan meta kecerdasan, juga muatan ide-ide yang ada dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi pemecahan permasalahan akhlak, etika dan  moral dalam konteks kependidikan dan multikultural bangsa.



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.