Buku yang unik karena membahas dunia film di Indonesia, bukan dari sisi kreatif nya namun sisi ekonomi dan politiknya. Buku dengan tebal 374 halaman ini cocok untuk para orang yang ber-kecimplung di industri film khususnya sutradara dan produser. Bahasan dan data yang disajikan di buku ini sangatlah kuat. Mampu memberikan sebuah alasan dan jawaban yang sering di pertanyakan oleh pecinta film di Indonesia. “Mengapa banyak film receh di Indonesia?”, jawabannya menurut buku ini pada tahun itu karena dalam perekonomian film di Indonesia tidak ada posisi tawar menawar oleh distributor-eksebitor karena resiko bisnis film yang tinggi. Sehingga beban untuk promosi kadang-kadang harus ditanggung oleh produser sendiri. Kalau diliat dari sisi kreatif, banyak sutradara di Indonesia yang muncul karena otodidak atau belajar sendiri



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.