Makanan Vihara: menikmati sisi lain hasrat dan khayalan, menjadi topik utama pada edisi kali ini. Hidangan peluruh keserakahan (hal. 4). Makanan yang menenangkan jiwa membangkitkan kampung halaman (hal. 8). Kisah ibadah seorang Biksu melalui teh (hal. 16). Ssireum: warisan budaya tak benda Unesco (hal. 22). Laki-laki yang dijuluki ‘Tangan Nam June Paik’ (hal. 27). Bangunan estetika beton (hal. 32). Bangunan estetika beton (hal. 32). Pandai besi yang membuat homi dengan api, udara, dan air (hal. 38). Cahaya bagi mereka yang lemah dan kurang mampu (hal. 44). Tiga jalur pegunungan di Mungyeong (hal. 48). Mengubah hati dan pikiran (hal. 56). Bahagianya masa muda yang ‘beruntung’ (hal. 60). Waktu yang tersembunyi dalam hobak (hal. 64). Memanjakan lidah dengan sajian kuliner Korea (hal. 68). Menikmati liburan secara minimalis (hal. 71). Makna lanskap (hal. 76).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ?
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.