Di Indonesia, pertumbuhan sektor penyiaran, khususnya pertelevisian, berkembang dengan pesat. Fakta ini ditandai dengan semakin banyaknya kehadiran stasiun televisi komersial baru, baik nasional maupun lokal, termasuk stasiun televisi berlangganan. Persoalan yang muncul saat ini, berita-berita televisi sebagian besar menjadi opini, bukan menyiarkan berita yang objektif. Persoalan ini muncul selain ada beberapa stasiun televisi yang beralifiasi dengan partai politik, juga disebabkan kemempuan para jurnalisnya yang masih lemah dalam menyajikan berita. Buku dengan judul “Berita untuk Mata & Telinga: Pemahaman Praktis Jurnalistik Televisi” ini cara penyajiannya populer dengan menggunakan bahasa yang renyah, memberikan peta bagi para jurnalis televisi. Dilengkapi dengan berbagai contoh penyajian berita, akan memudahkan pembaca menangkap berita televisi yang obyektif.



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ?
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.