Basis edisi kali ini memuat beragam informasi. Amarah politik populisme (hal. 2). Sekali berarti, sudah itu mati (hal. 4). Pekerja konstruksi informal, tumbal perubahan wajah kota (hal. 10). Di balik kemudi: relasi kerja informal sopir bus metromini & kopaja (hal. 15). Buruh tani: selubung mitos agraria (hal. 20). Keringat murah buruh jahit di perdesaan Jawa (hal. 26). Asimilasi data, Teorema Bayesian (hal. 31). Mengobati “endemi” kekacauan bahasa (hal. 33). Di jalan bahasa dan kitab terlupa (hal. 38). Seliweran di luar kamus itu (hal. 42). Resensi buku, Novelisasi Wage Rudolf Supratman (hal. 46); “Sastra Pesantren” dan Keindonesiaan (hal. 51). Batu itu tanda (hal. 55); Walang (hal. 57), mengisi kolom opini. Kolom bayang-bayang menampilkan: Yang mulia dalai lama: pendidikan yang membahagiakan (hal. 60).



 
Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ??
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.