Tari Gambyong Tayub

Tari Gambyong Tayub

[vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image image=”17005″ img_size=”medium” alignment=”center”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Buku ini dapat Anda baca di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta dengan diskripsi

Call Number             : 793.3 Pur t

Pengarang                 : Purwadi

Penerbit                     : Pustaka Utama

Tahun Terbit             : 2019[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tari Gambyong amat populer di lingkungan masyarakat petani Jawa yang tinggal di pedesaan. Kledhek adalah seniwati yang bertugas menari dan menyanyi pada saat pentas seni langen tayub. Sepanjang Pegunungan Kendheng yang berjajar-jajar mulai dari Kabupaten Pati, Sragen, Grobogan, Blora, Tuban, Ngawi, Bojonegoro, Nganjuk dan Lamongan seni langen tayub berkembang subur dan tetap lestari. Nanggap kledhek dipercaya akan mendatangkan kesuburan serta kemakmuran. Para petani meyakini bahwa kledhek merupakan seniwati kesayangan Dewi Sri. Nanggap langen tayub menjadi kewajiban pada saat nyadran, bubak bumi dan bersih desa. Tari gambyong dalam pentas seni tayub menjadi sarana untuk memperoleh ketentraman lahir batin. Untuk mencapai tujuan mulia ini, seorang kledhek, waranggana, ronggeng, ledhek, lengger atau tayub wajib menempuh ngelmu dan laku. Kledhek perlu ngadi salira, ngadi busana.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Cari
Kategori

[vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image image=”17005″ img_size=”medium” alignment=”center”][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Buku ini dapat Anda baca di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta dengan diskripsi

Call Number             : 793.3 Pur t

Pengarang                 : Purwadi

Penerbit                     : Pustaka Utama

Tahun Terbit             : 2019[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Tari Gambyong amat populer di lingkungan masyarakat petani Jawa yang tinggal di pedesaan. Kledhek adalah seniwati yang bertugas menari dan menyanyi pada saat pentas seni langen tayub. Sepanjang Pegunungan Kendheng yang berjajar-jajar mulai dari Kabupaten Pati, Sragen, Grobogan, Blora, Tuban, Ngawi, Bojonegoro, Nganjuk dan Lamongan seni langen tayub berkembang subur dan tetap lestari. Nanggap kledhek dipercaya akan mendatangkan kesuburan serta kemakmuran. Para petani meyakini bahwa kledhek merupakan seniwati kesayangan Dewi Sri. Nanggap langen tayub menjadi kewajiban pada saat nyadran, bubak bumi dan bersih desa. Tari gambyong dalam pentas seni tayub menjadi sarana untuk memperoleh ketentraman lahir batin. Untuk mencapai tujuan mulia ini, seorang kledhek, waranggana, ronggeng, ledhek, lengger atau tayub wajib menempuh ngelmu dan laku. Kledhek perlu ngadi salira, ngadi busana.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Open chat
1
Ada Yang Bisa Kami Bantu ?
Kami Siap Membantu Anda. Sampaikan pertanyaan, saran, dan kritik kepada kami.