{"id":7792,"date":"2014-02-24T15:04:03","date_gmt":"2014-02-24T08:04:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/?p=7792"},"modified":"2014-02-24T15:04:03","modified_gmt":"2014-02-24T08:04:03","slug":"membaca-fotgrafi-potret-teori-wacana-dan-praktek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/membaca-fotgrafi-potret-teori-wacana-dan-praktek\/","title":{"rendered":"Membaca fotografi potret : teori, wacana, dan praktek"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/buku-terbaru\/membaca-fotgrafi-potret-teori-wacana-dan-praktek\/attachment\/img_20140224_134504\/\" rel=\"attachment wp-att-7793\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-7793\" alt=\"IMG_20140224_134504\" src=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/IMG_20140224_134504-550x733.jpg\" width=\"550\" height=\"733\" \/><\/a><\/p>\n<p>Buku ini merupakan sebentuk usaha untuk memberikan gambaran bagimana melakukan pembacaan karya fotografi, khususnya fotografi potret. Maksud pembacaan dalam buku ini adalah upaya untuk memahami interaksi antara fotografer, aspek-aspek teknis, identitas, serta aspek sosial budaya yang melingkupi proses penciptaan foto potret, hingga menjadikannya bermakna. Premis yang dikembangkan disini ialah bahwa aspek-aspek tersebut saling berkaitan sehingga mempengaruhi wujud akhir sebuah karya. Kassian Cephas dan Indra Leonardi dipilih sebagai 2 tokoh fotografi yang karyanya diulas dalam buku ini karena memiliki latar belakang yang sangat berbeda. Itu dimaksudkan agar para pembaca mendapatkan deskripsi-deskripsi yang kaya informasi sambil membuka peluang bagi pembaca untuk melakukan komparasi secara mandiri.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buku ini merupakan sebentuk usaha untuk memberikan gambaran bagimana melakukan pembacaan karya fotografi, khususnya fotografi potret. Maksud pembacaan dalam buku ini adalah upaya untuk memahami interaksi antara fotografer, aspek-aspek teknis, identitas, serta aspek sosial budaya yang melingkupi proses penciptaan foto potret, hingga menjadikannya bermakna. Premis yang dikembangkan disini ialah bahwa aspek-aspek tersebut saling berkaitan sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"class_list":["post-7792","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-buku-terbaru"],"featured_image_src":{"landsacpe":false,"list":false,"medium":false,"full":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7792","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7792"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7792\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}