{"id":7747,"date":"2014-02-18T15:11:00","date_gmt":"2014-02-18T08:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/?p=7747"},"modified":"2014-02-18T15:11:00","modified_gmt":"2014-02-18T08:11:00","slug":"basis-nomor-01-02-tahun-ke-63-2014","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/basis-nomor-01-02-tahun-ke-63-2014\/","title":{"rendered":"Basis Nomor 01-02, Tahun ke-63, 2014"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/jurnal-majalah-terbaru\/basis-nomor-01-02-tahun-ke-63-2014\/attachment\/7\/\" rel=\"attachment wp-att-7748\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-7748\" alt=\"7\" src=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/7.jpg\" width=\"247\" height=\"330\" \/><\/a><\/p>\n<p>Fenomena hilangnya sepatu sejarah diangkat Sindhunata dalam edisi ini (hal 2). Diawali dengan pro kontra tentang sisi filosofi dan sisi seni lukisan \u201cSepasang Sepatu Van Gogh\u201d kita diajak untuk belajar menatap relativitas dan rumitnya sejarah. Kita kehilangan sejarah karena kita tidak mempunyai sepatu sejarah yang menunjukkan jejak-jejak sejarah kita. Halaman 4, A. Sudiarja mengangkat tulisan tentang ekonomi libido. Saat ini nilai guna saja sudah dianggap tidak lagi cukup, manusia mrncari nilai simbolik dengan merk dan gengsi. Energi manusia dicurahkan untuk memuaskan nafsu kebendaan manusia. Halaman 14 mengangkat ulasan filsafat A. Setyo Wibowo tentang persahabatan\u00a0 tidak ada yang kekal kecuali kepentingan yang diambil dari buku kecil Platon berjudul <i>Lysis.<\/i><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fenomena hilangnya sepatu sejarah diangkat Sindhunata dalam edisi ini (hal 2). Diawali dengan pro kontra tentang sisi filosofi dan sisi seni lukisan \u201cSepasang Sepatu Van Gogh\u201d kita diajak untuk belajar menatap relativitas dan rumitnya sejarah. Kita kehilangan sejarah karena kita tidak mempunyai sepatu sejarah yang menunjukkan jejak-jejak sejarah kita. Halaman 4, A. Sudiarja mengangkat tulisan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7747","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jurnal-majalah-terbaru"],"featured_image_src":{"landsacpe":false,"list":false,"medium":false,"full":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7747"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7747\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}