{"id":7293,"date":"2013-09-18T07:17:34","date_gmt":"2013-09-18T07:17:34","guid":{"rendered":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/?p=7293"},"modified":"2013-09-18T07:17:34","modified_gmt":"2013-09-18T07:17:34","slug":"national-geographic-indonesia-september-2013","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/national-geographic-indonesia-september-2013\/","title":{"rendered":"National Geographic Indonesia September 2013"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/jurnal-majalah-terbaru\/national-geographic-indonesia-september-2013\/attachment\/ngi-2\/\" rel=\"attachment wp-att-7294\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-7294\" alt=\"ngi\" src=\"https:\/\/lib.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/ngi-550x773.jpg\" width=\"330\" height=\"464\" \/><\/a><\/p>\n<p>Kita terbiasa mendengar bencana yang menubah hidup dalam sekejap, seperti: gempa bumi, kebakaran, ledakan. Sebenarnya sekarang ini telah terjadi bencana besar namun dalam gerak lambat, terukur selama bertahun-tahun, berdekade-dekade, dan berabad-abad. Biang keladinya tak lain adalah manusia yang sangat tergantung pada bahan bakar fosil pemicu serangkaian peristiwa yang menghangatkan atmosfir dan lautan, mencairkan <i>gletser<\/i> dan lempeng es benua yang menjadikan permukaan air laut naik. Pesan yang disampaikan dalam edisi ini sangat kuat, yaitu: apa yang kita semai, itulah yang akan kita tuai, mari bersikap bijak pada alam &amp; lingkungan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita terbiasa mendengar bencana yang menubah hidup dalam sekejap, seperti: gempa bumi, kebakaran, ledakan. Sebenarnya sekarang ini telah terjadi bencana besar namun dalam gerak lambat, terukur selama bertahun-tahun, berdekade-dekade, dan berabad-abad. Biang keladinya tak lain adalah manusia yang sangat tergantung pada bahan bakar fosil pemicu serangkaian peristiwa yang menghangatkan atmosfir dan lautan, mencairkan gletser dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-7293","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jurnal-majalah-terbaru"],"featured_image_src":{"landsacpe":false,"list":false,"medium":false,"full":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7293"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7293\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lib.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7293"}],"curies":[{"name":"WordPress","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}